Namanya Fharel Bhetrand..
Waktu itu aku meminta fotonya karena di akunnya tidak terdapat wajah aslinya..
Dan aku dikirimkan sebuah foto yang sebenarnya menunjukkan wajah temannya yang bernama "Daffa"...
Aku percaya saja...
Dan mulai saat itu aku merasa jatuh cinta padanya...
Jatuh cinta dalam kenyataan yang SALAH!
Aku menganggapnya selama itu sebagai pria yang tampan dan rupawan..
Padahal aku sedang berada dalam penipuannya..
Aku juga melihat video live-nya yang disitu ada temannya yang bernama Amir..
Kukira itu adalah dirinya, tetapi temannya..
Setelah beberapa hari kemudian, mungkin satu bulan..
Aku bertanya kepada temannya, Dinda,..dia menunjukkan padaku foto aslinya..
Tapi ternyata aku tak percaya!
Padahal ia tak menipu dan mengatakan yang sebenarnya kepadaku..
Aku bertanya pada si penipu itu,
Lalu dia hanya tertawa..
Dan bilang dia akan ke pesantren nanti..
Saat itu aku ingin menangis..
Tapi beberapa waktu kemudian..
Aku menyadari sebuah kebohongan itu!
Aku menangis..
Tapi bukan karena perpisahan..
Tetapi karena kemarahan!!
Ini akan menjadi sebuah pelajaran berharga bagiku..
0 komentar:
Posting Komentar